08 August 2016

8 Tips Merawat Flash Disk agar awet dan tidak mudah rusak

 
8 Tips Merawat Flash Disk agar awet dan tidak mudah rusak
8 Tips Merawat Flash Disk agar awet dan tidak mudah rusak - Bentuknya yang kecil, ringan, namun memiliki kapasitas penyimpanan yang besar membuat Flash disk digandrungi banyak orang. Sayangnya, masih banyak diantara Anda yang tidak tahu bahwa Flash disk sangatlah rentan rusak. Untuk mencegahnya, lakukan hal berikut ini.


1. Biasakan Eject
Banyak orang, mungkin termasuk Anda, selalu menganggap remeh proses eject sebuah flash disc. Karena terburu-buru atau malas, Anda sering langsung mencabut flash disk dari port USB. Padahal hal ini sudah pasti dapat merusak sistem flash disc. Lebih parahnya lagi,s emua data yang tersimpan di dalamnya bisa hilang. Gawat, kan?

2. Jauhkan Dari Elektronik Lainnya

Mungkin Anda belum tahu kalau barang-barang elektronik seperti tv dan handphone sangat memengaruhi flash disk. Hal ini karena sifat barang elektronik yang memiliki medan magnet kuat. Untuk itu jangan pernah menyimpan flash disk di dekat barang-barang elektronik seperti televisi atau ponsel.

3. Tutup Selalu
Seperti manusia, flash disk juga rentan terhadap debu dan kotoran. Jika socket flash disk kotor, biasanya dapat mengakibatkan proses 'baca tulis' gagal. Jadi, jangan sampai hilang ya tutupnya!

4. Virus Scan

Komputer Anda banyak virus? Itu artinya Anda harus semakin berhati-hati. Karena biasanya saat pengambilan data, virus-virus juga ikut berpindah. Apalagi jika Anda sering mengambil data dari internet, bisa cepat rusak deh flash disk Anda. Untuk mencegahnya, lakukan scan virus secara berkala dengan software anti virus yang tersedia.
5. Jangan kena Air
Barang elektronik memang sangat rentan terhadap air. Flash disk juga sama. Biasakan menyimpan flash disk Anda di tempat yang aman, bahkan kalau perlu, bahan yang anti air.

6. Jauhkan Dari Tempat Panas

Semua barang elektronik tak terkecuali flash disk sangat peka terhadap panas terutama sinar matahari langsung. Jadi usahakan Anda tidak menyimpan flash disk ditempat yang panas seperti mobil misalnya.

7. Hindari Benturan Keras
Barang sekuat apapun, jika jatuh ke lantai pasti bisa membuat kerusakan. Apalagi flash disk yang sangat rentan. Makanya, jaga flash disk Anda dari benturan keras, ya.

8. Kurangi mengedit langsung
Flash disk memiliki batasan usia tergantung dari kualitas merek itu sendiri. Biasanya usia flash disk berkisar antara 10.000 hingga 100.000 kali proses hapus tulis. Untuk menguranginya, usahakan untuk tidak mengedit langsung tulisan dari flash disk Anda.

Nah itulah 8 Tips Merawat Flash Disk agar awet dan tidak mudah rusak, semoga bermanfaat.

Sumber : http://www.cleo.co.id/gadget/8-cara-merawat-flash-disk-anda

07 May 2016

Inilah Fungsi Silinder Kecil Pada Charger Laptop

 
Fungsi Ferrite Bead
Coba cek charger laptop Anda, ada tidak sebuah silinder kecil pada charger laptop Anda seperti gambar di atas? Jika ada, tahu tidak apa fungsinya?

Kebanyakan dari Anda pasti tidak tahu apa fungsi silinder kecil tersebut. Memang terlihat tidak berguna, tapi jangan salah dulu, silinder kecil tersebut memiliki peranan penting lho. Kira-kira apa peranannya?

Silinder kecil tersebut atau lebih dikenal sebagai Ferrite Bead mampu mengisolasi laptop dari kebisingan gelombang elktro magnetik atau EMI yang disebabkan dari gelombang yang dialirkan kabel charger laptop.

Lalu apa dampak EMI? Ambil saja contohnya ketika Anda sedang nonton televisi kemudian gambarnya tiba-tiba tidak stabil karena ponsel yang berada di dekat televisi Anda berdering. Nah, kira-kira seperti itu dampak EMI.

Itu pun berlaku untuk laptop. Ketika Anda sedang menggunakan laptop sambil meng-chargenya, silinder tersebut berfungsi melindungi laptop Anda dari kebisingan suara elektro magentik seperti pada contoh di atas.

03 March 2016

Memperbaiki Dispenser yang Tidak mau Panas, Dingin atau Bocor

 
Memperbaiki Dispenser yang Tidak mau Panas, Dingin atau Bocor
Biasanya dispenser digunakan untuk mengalirkan air dari galon ke gelas. Namun seiring berkembangnya zaman dispenser sudah dilengkapi dengan pemanas  dan pendingin, sehingga air yang keluar dari kran dispenser bisa panas atau dingin. Untuk Para Teknisi berikut ini akan di share mengenai berbagai kerusakan pada dispenser.
Sebetulnya tidaklah begitu sulit bagi kita untuk memperbaiki sesuatu barang asalkan punya kemauan dan keberanian. Dari sekian banyak alat-alat rumah tangga terbuang sia sia di karenakan malas untuk memperbaiki ataupun harganya yang terjangkau mending beli lagi aja.. itu pemikirin orang yg ekonominya menengah keatas.
Dispenser memiliki 4 macam model dalam fiturnya

  1. Pertama hanya menyediakan air biasa,yaitu air dalam galon langsung disalurkan lewat kran,biasanya wadah untuk galon terbuat dari keramik,tujuannya agar air menjadi dingin secara alami.
  2. Kedua,menyediakan air biasa dan air  panas. Ini adalah model umum dispenser. air biasa disalurkan langsung ke kran warna biru,sedangkan air panas masuk ke tabung pemanas dahulu untuk dimasak.
  3. Ketiga,menyediakan air dingin dan air panas. untuk model ini,air dingin dihasilkan dari tabung pendingin yang didinginkan oleh elemen pendingin,yaitu peltier. sedangkan air panas sama seperti model kedua.
  4. Dan model keempat,sama seperti model ketiga,tetapi proses pendinginan menggunakan prinsip kulkas,yaitu menggunakan kompresor.

Gimana cara memperbaiki dispenser yang rusak ??
Kerusakan yang terjadi pada dispenser itu beragam, kita ambil contoh dispenser dengan type hot and cool(panas dan dingin)

Kerusakan pada dispenser yang sering terjadi dan cara memperbaikinya.

1. Dispenser tidak menyala atau mati total
Hal ini ditandai dengan tidak menyalanya lampu LED merah atau hijau saat dinyalakan. Biasanya disebabkan adanya kabel yang putus, saklar rusak atau thermofuse putus jika menggunakannya. Untuk mengeceknya kita bisa menggunakan multimeter pada skala ohm. Jika sudah ditemukan bagian yang rusak tinggal kita ganti saja.

2. Dispenser tidak mau panas
Bisa jadi disebabkan oleh elemen pemanas putus, atau thermostat rusak. Cara mengeceknya sama seperti diatas yaitu dengan menggunakan multimeter skala ohm.


3. Dispenser tidak mau dingin

Beberapa jenis dispenser sekarang ini sudah dilengkapi dengan pendingin. Jika mengalami kerusakan biasanya disebabkan oleh thermostat rusak, namun cek dulu apakah thermostat dalam posisi naik, atau tidak. Selain itu cek juga bagian kompresor apakah maasih bisa bekerja atau tidak. Jika tidak coba periksa Relay dan Overload yang menempel pada kompresor.

4. Dispenser Bocor
Hal ini bisa disebabkan seal pada kedua kran rusak, selang dan tabung stainless didalam dispenser bocor. Untuk itu perlu ditambal atau diganti jika memungkinkan.

Nah itulah cara Memperbaiki Dispenser yang Tidak mau Panas, Dingin atau Bocor. Dari beberapa kerusakan tersebut. Sebenarnya untuk dispenser pemanas sistem kerjanya juga tidak jauh berbeda dengan pemanas air lainnya.Semoga bermanfaat bagi para Teknisi.

 

15 December 2015

Mengenal Prinsip dasar kerja pixel plasma dan Driver panel Plasma

 
http://teknisi-elektro.blogspot.co.id/2015/12/mengenal-prinsip-dasar-kerja-pixel.html
Prinsip dasar kerja pixel plasma dan Driver panel Plasma - LCD merupakan komponen pasif. Artinya LCD sebagai pembentuk gambar tidak mengeluarkan cahaya sendiri. Diperlukan cahaya dari belakang layar LCD yang biasa dinamakan Backlight agar gambar dapat terlihat. Backlight LCD model lama menggunakan sejenis lampu mirip lampu TL, sedangkan model-model baru sudah menggunakan sejenis lampu LED yang lebih irit dalam penggunaan daya listrik

Prinsip dasar kerja pixel plasma


Berbeda dengan LCD, maka PDP (Plasma Display Panel) merupakan komponen aktif. Artinya setiap pixel yang membentuk gambar menyala sendiri-sendiri seperti halnya lampu neon sehingga kita bisa melihat gambar. Layar PDP terdiri dari ratusan ribu atau bahkan jutaan pixel-pixel kecil yang disusun seperti halnya phospor RGB pada layar CRT, dimana penyalaannya masing-masing dapat diatur sendiri-sendiri.

Prinsip kerja pixel plasma secara singkat dapat dijelaskan sebagai berikut :
clip_image002
1.Gambar diatas merupakan penampang dari samping dari sebuah pixel plasma. Pixel plasma merupakan lapisan kaca dimana pada bagaian depan terdapat dua buah lapisan jalur elektrode yang tembus pandang serta sebuah elektrode pada bagian belakang.

clip_image004
2.Pixel-pixel pada bagian belakang diberi lapisan phospor dengan warna RGB dan disusun seperti halnya phospor RGB pada layar CRT.
 
clip_image006
3.Selanjutnya setiap pixel dibuat vacum dan kemudian diisi dengan sejenis gas yang merupakan campuran gas Ne + Xe (neon + xenon).
 
clip_image008
4. Suatu tegangan diberikan antara elektrode yang terdapat pada bagian depan, sehingga menimbulkan medan listrik.
 
clip_image010
5.Jika suatu tegangan diberikan pada elektrode yang terdapat dibelakang, maka gas akan mendapatkan suatu energi, sehingga gas didalamnya akan berubah bentuk menjadi gas yang dinamakan “plasma”.
 
clip_image012
6. Perubahan gas menjadi plasma menghasilkan sinar ultraviolet.
 
clip_image014
7.Sinar ultraviolet menyebabkan phospor berpendar dan mengeluarkan sinar ke depan.
·
 
  • Proses no.4 hingga no.7 tersebut diatas dilakukan secara berulang-ulang, tergantung dari gambar yang ditampilkan.
  • Elektrode yang terdapat pada bagian depan dinamakan elektrode X (common & sustain elektrode) dan elektrode Y (scan dan sustain elektrode).
  • Elektrode yang terdapat dibagian belakang dinamakan elektrode Adress.
  • Elektrode-elektrode pada seluruh layar PDP dapat digambarkan seperti susunan dibawah ini.
clip_image016


PDP driver


Untuk mendrive panel LCD kita mengenal :
  • T Con (timing control) board
  • Lampu backlight dan Backlight Inverter board
 
Sedang untuk mendrive panel Plasma dibutuhkan lebih banyak bagian, yaitu
  • X Main Board, merupakan pembangkitkan pulsa-pulsa untuk elektrode X dari sinyal timing kontrol X yang berasal dari bagian Logic Main Board dengan cara menswitch on-off beberapa power FET.
  • Y Main Board, sebagai pembangkitkan pulsa-pulsa untuk elektrode Y dari sinyal Y timing kontrol yang diterima dari bagian Logic Board dengan cara menswitch on-off beberapa power FET.
  • Y Buffer atau Scan Buffer (Upper + Lower), merupakan board yang berisi beberapa buah Scan IC sebagai penghubung pulsa-pulsa Y ke panel PDP
  • Logic Main Board, merupakan pemroses data gambar digital dengan membangkitkan sinyal timing kontrol X dan Y. Board ini fungsinya mirip dengan T.Con pada LCD.
  • Logic Buffer Board, untuk mentransfer data ke Addrees elektrode-elektrode PDP melaui COF (Chip On Flexible) atau TCP (Tape carrier Package) yang menggunakan Drive Data IC
Prinsip dasar kerja pixel plasma dan Driver panel Plasma
clip_image004
Contoh gambar COF atau TCP yang digunakan Samsung atau Philips

image
Blok diagram hubungan eletode-elektrode X, Y, dan Address line
 
Bahan Samsung – Philips training manual

Sumber : http://marsonotv.blogspot.co.id/2012/05/belajar-plasma-display-part1-prinsip.html